Saturday, November 8, 2014

Tugas IBD bab V

Bab V Manusia dan Keindahan
I.
§  Pengertian tentang keindahan
Keindahan atau keelokan merupakan sifat dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok.
§  Bedakan antara keindahan sebagai satu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah
Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as an abstract quality) menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita. Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.
Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah keindahan yang memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
§  Sebutkan tentang keindahan seluas-luasnya
 Keindahan yang seluas-luasnya meliputi :
-  Keindahan seni
Keindahan seni adalah keindahan yang tercipta dari hasil karya seseorang tehadap seni. Seni sering sekali menjadi penghubung keindahan agar bisa dinikmati oleh pengamat objeknya. Seseorang paling dominan menikmati keindahan itu lewat seni.
-  Keindahan alam
Keindahan alam adalah keindahan yang sudah ada di alam sekitar kita. Keindahan yang ada bisa dinikmati oleh penglihatan kita.
-  Keindahan moral
Keindahan moral adalah keindahan yang tercipta dari tingkah laku dan perilaku kita sehari-hari.
 -  Keindahan intelektual
keindahan intelektual adalah pemikiran yang indah berdasarkan ilmu pengetahuan. Tulisan ini bukanlah mencari pengertian mengenai kata keindahan intelektual.
§  Jelaskan tentang nilai-nilai estetika/estetik
Nilai Estetik timbul dari seberapa indah suatu objek yang di lihat oleh kita,Estetik berasal dari kata Estetika yang berarti salah satu cabang dari filsafat.dan Estetika adalah ilmu yang mempelajari tentang keindahan dari suatu objek yang indah.jadi Nilai Estetik sendiri mempunyai arti nilai dari suatu keindahan yang kita rasakan setelah kita rasakan maka kita pun akan menilai seberapa indah objek tersebut.
               Nilai Estetika biasa nya ada pada bidang/dunia seni,karna seni merupakan salah satu dunia yang selalu menghadirkan keindahan dalam setiap kali kita merasakan nya,pada seni Nilai Estetik sangat di butuhkan agar para seniman dapat menyajikan keindahan ketika mereka menampilkan dan menyajikan kepada para penonton.dan juga bisa di gunakan untuk layak atau tidak nya suatu seni untuk di pertontonkan ke masyarakat.
              Bidang seni erat kaitan nya dengan nilai Estetik,sebagai contoh bidang pada seni yang membutuhkan nilai Estetik yaitu bidang musik,di bidang musik sangat di butuhkan keindahan agar keindahan dari musik yang di mainkan dan dengar oleh para pendengar musik,ketika musik dimainkan barulah musik itu di nilai dan memiliki nilai Estetik
§  Bedakan nilai ekstrinsik dan instrinsik
Yang dimaksud unsur-unsur intrinsik dalam sebuah karya sastra adalah unsur-unsur pembangun karya sastra yang dapat ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri, yaitu
1) tema,
2) amanat,
3) tokoh,
4) alur (plot),
5) latar (setting),
6) sudut pandang, dan
7) gaya bahasa.

Unsur ekstrinsik adalah unsur yang berada di luar karya sastra atau cerita, namun turut menentukan bentuk dan isi suatu karya/cerita. Unsur ekstrinsik meliputi agama, politik, sejarah, budaya
§  Jelaskan pengertian tentang kontemplasi dan ekstensi
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah yang merupakan suatu proses bermeditasi merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari nilai-nilai, makna, manfaat dan tujuan atau niat suatu hasil penciptaan.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan menikmati sesuatu yang indah.
Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas, maka kontemplasi itu faktor pendorong untuk menciptakan keindahan, sedangkan ekstansi merupakan faktor pendorong untuk merasakan, menikmati keindahan. Karena derajat atau tingkat kontemplasi dan ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia, maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda-beda.

II. Renungan
§  Sebutkan teori-teori  dalam renungan
Renungan berasal dari kata renung, artinya diam-diam memikirkan sesuatu, atau memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Dalam merenung untuk menciptakan seni ada beberapa teori. Teori-teori itu ialah :
 Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is an expression of human feeling” ( seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia ). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang seniman ketika menciptakan suatu karya seni. Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris “aesthetic as Science of Expresion and General Linguistic”. Dengan demikian pengungkapan itu berwujud sebagai gambaran angan-angan seperti misalnya images wama, garis dan kata. Bagi seseorang pengungkapan berarti menciptakan seni dalam dirinya tanpa perlu adanya kegiatan jasmaniah keluar. Pengalaman estetis seseorang tidak lain adalah ekspresi dalam gambaran angan-angan.

Teori Metafisik
Teori semi yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Dan karya seni yang dibuat manusia hanyalah merupakan mimemis (timan) dari realita duniawi Sebagai contoh Plato mengemukakan ide Ke-ranjangan yang abadi dan indah sempurna ciptaan Tuhan. Kemudian dalam dunia ini tukang kayu membuat ranjang dari kayu yang merupakan ide tertinggi ke-ranjangan-an itu. Dan akhirnya seniman meniru ranjang kayu itu dengan menggambarkannya dalam sebuah lukisan. Jadi karya seni adalah tiruan dari suatu tiruan lain sehingga bersifat jauh dari kebenaran atau dapat menyesatkan. Karena itu seniman tidak mendapat tempat sebagai warga dari negara Republik yang ideal menurut Plato.

Teori Piskologis
Teori-teori metafisis dari para filsuf yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau abstrak dan spekulatif. Sebagian ahli estetik dalam abad modem menelaah teori-teori seni dari sudut hubungan karya seni dan alam pikiran penciptanya dengan mempergunakan metode-metode psikologis.

III. Keserasian
§  Sebutkan teori-teori keserasian
Keserasian adalah perpaduan, pertentangan, ukuran, seimbang. Terdapat 2 teori keserasian:
   a. teori objectif dan subjectif
Teori Objectif berpendapat bahwa keindahan atau ciri-ciri yang menciptak nilai estetika adalah sifat (kulitas) yang memang melekat dalam bentuk indah yang bersangkutan, terlepas dari orang yang mengamatinya.Pendukung teori objectif adalah Plato, Hegel
 Teori Subjectif menyatakan bahwa ciri-ciri yang menciptakan keindahan suatu benda itu tidak ada, yang ada hanya perasaan dalam diri sesorang yang mengamati suatu benda. Pendukung nya adalah Henry Home, Earlof Shaffesburry
  b.Teori Perimbangan
Dalam arti yang terbatas yakni secara kualitatif yang di ungkapkan dengan angka-angka, keindahan hanyalah kesan yang subjectif sifatnya dan berpendapat bahwa keindahan sesungguhnya tercipta dan tidak ada keteraturan yakni tersusun dari daya hidup, penggembaraan, dan pelimpahan.






Friday, November 7, 2014

Tugas IBD bab IV

Bab IV Manusia dan Cinta Kasih
I.
§  Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang disertai dengan menaruh belas kasihan.
§  3 unsur tentang cinta dan gambarkan 3 unsur tersebut dalam unsur 3 cinta/cinta segitiga/segitiga cinta
Cinta memiliki 3 unsur yaitu:
1.       Keterikatan, ialah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.
2.       Keintiman, adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibi saudara digantikan dengan sekedar memanggil namma atau sebutan sayang dan sebagainya.
3.       Kemesraan, adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan-ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
II.
§  Cinta menurut ajaran agama & sebutkan berbagai bentuk cinta
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa  dikaitkan dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Atas dasar ini, agama memberikan ajaran cinta kepada manusia. Dalam kehidupan manusia cinta menempatkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseoramg mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya. Atau Allah dan Rasulnya, berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran.
Inilah berbagai bentuk cinta:
a.        Cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Diantara gejala yang menunjukkann kecintaan manusia terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua keinginannya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup
b.       Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidupp dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta kasih sayang pada orang-orang lain.
c.        Cinta seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kkerja sama antara suami dan istri. Ia merupakan faktor primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
d.       Cinta kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti  yang menghubungkann si ibu dengan anak-anaknya.
e.       Cinta keibuan
Kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
f.         Cinta persaudaraan.
Diwujudkan manusia dalam tingkah atau  perbuatannya. Cinta persaudaraan tidak adanya batas-batas manusia berdasarkan SARA.
g.        Cinta kepada Tuhan
Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih, dan spritual ialah cintanya kepada Tuhan dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Tuhan akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan merindukan semua bentuk kecintaan lainnya.
§  Mengenai ayat-ayat Al-Quran tentang cinta
Dalam Quran cinta memiliki 8 pengertian berikut ini;
1.       Cinta mawaddah, ialah jenis cinta yang menggebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinya jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya.
2.       Cinta rahmah, jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki jenis cinta rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri.
3.       Cinta mail, ialah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan.
4.       Cinta syaghaf, ialah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil, dan memabukkan. Orang yang terserang jenis cinta syaghaf (qadasyaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri, dan hampir-hampir tak menyadari apa yang  dilakukan.
5.       Cinta ra’fah, ialah rasa kasih sayang yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk shalat, membelanya meskipun salah.
6.       Cinta shobwah, adalah cinta buta, cinta yang mendorong perilaku menyimpang tanpa sanggup mngelak.
7.       Cinta syauq (rindu), cinta jenis ini bukan dari Al-Quran tetapi dari hadis yang menafsirkan Al-Quran. Dalam surat Al-Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa siapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba.
8.       Cinta kulfah, ialah perasaan cinta yang disertai keesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri meskipun ada pembantu. Jenis cinta ini disebut Al-Quran ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya.

III.
§  Jelaskan pengertian kasih sayang & sebutkan macam-macam cinta kasih dari orang tua, dan contoh kasih sayang
Kasih sayang adalah rasa yang didamba setiap insan di dunia, kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, sebaliknya kasih sayang seorang anak kepada Orang Tuanya. Kasih sayang akan muncul ketika ada perasaan simpayik dan iba dari dalam diri kepada yang dikasihi, namun kemunculan kasih sayang sangat alamiah dan tidak bisa dibuat-buat atau direkayasa. Setiap insan ingin dirinya disayangi, maka sayangilah orang lain juga, karna dengan merasakan sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagiaan yang hakiki. Apabila sifat sayang mulai luntur dan sifat dendam, kebenciannya lebih besar maka akann menjanjikan kehancurann kepada sesuatu bangsa atau masyarakat.
Macam-macam cinta kasih dari orang tua:
-          Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
-          Orang tua bersifat pasif, si anak persifat aktif.
-          Orang tua bersifat pasif, anak bersifat pasif.
-          Orang tua bersifat aktif, anak bersifat aktif.
Contoh-contoh kasih sayang:
-          Cinta kasih antar orang tua dan anak, orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang yang baik dan berguna di kemudian hari.
-          Cinta kasih antara pria dan wanita, seorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntaian mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
-          Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan dan pencipta-Nya.
-          Cinta kasih manusia terhadap lingkungan. Apabila seseorang menciptakan taman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu dihutan seenaknya, menanam tanaman gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya

IV. Kemesraan
§  Pengertian kemesraan, puisi kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata.
Puisi kemesraan:

 Kemesraan didalam cinta

“hidup ini indah karna cinta’
Aku tak tau mencinta...
Sebelum kuterlahir jadi manusia...
Kutak tau tuk apa tercipta...
Karena tiada yang mau...
Mengajarkan aku untuk mencinta...
Seandainya cinta kurasa sejak dini...
Kupasti tak merasakan terabai...
Karena dia, yang jadi milikku...
Begitu baiknya ajarkan aku mencinta...
Ajarku tuk menyayanginya...
Dan memberikan aku semangat hidup...
Keluh kesahku tak pernah ada...
Karena dia, yang selalu menasehatiku...
Mempersembahkan canda pada hatiku...
Sehingga berwarnalah dunia ini...
Aku tak mau, kehilangan kemesraan ini...
Ajarilah aku slalu sayangku...
Kuingin slalu bersamamu...
Menjaga cintamu..dan memelukmu...
Tapi sekedar ciuman mesra untukmu...
Tapi pengorabanan raga, kusiap sedia untukmu......

V. Pemujaan
§  Pengertian pemujaan
Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa-dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudiaan pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti, niai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

VI. Belas kasihan
§  Pengertian belas kasihan
Belas kasih (composian) adalah kebijakan satu dimana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsip-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian.
§  Cara-cara menumpahkan belas kasihan
Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi seperti:
1.       Ada yang memberikan uang.
2.       Ada yang memberikan barang.
3.       Ada yang memberikan pakaian, makanan, dll.

VII. Cinta Kasih Erotis
§  Pengertian cinta kasih erotis
Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifatpesta pora dan sementara saja.
Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia yang ingin menyatukan diri mereka utnuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai  teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan.



Thursday, October 16, 2014

Tugas IBD bab III

BAB III
 Konsepsi IBD dalam kesusastraan

-          Pendekatan kesusastraan, pengertian sastra dan seni, peranan  sastra, hubungan sastra, dan seni dengan Ilmu Budaya Dasar
Hampir disetiap jaman, sastra mempunya peranan yang lebih penting. Alasan pertama, karenan sastra mempergunakan bahasa. Sementara itu, bahasa mempunyai kemampuan untuk menampung hampir semua pernyataan kegiatan manusia. Dalam usahanya untuk memahami dirinya sendiri, yang kemudian melahirkan filsafat, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk memahami alam semesta, yang kemudian melahirkan ilmu pengetahuan, manusia mempergunakan bahasa. Dalam usahanya untuk mengatur hubungan antara sesamanya yang kemudia melahirkan ilmu-ilmu sosial, manusia mempergunakan bahasa. Dengan demikian, manusia dan bahasa pada hakekatnya adalah satu. Kenyataan inilah mempermudah sastra untuk berkomunikasi.

-          IBD dihubungkan pengertian prosa, jenis-jenis prosa, 5 komponen prosa lama dan prosa baru
Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme(rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya.
5 komponen dalam prosa lama:
1.       Dongeng-dongeng
2.       Hikayat
3.       Sejarah
4.       Epos
5.       Cerita pelipur lama
5 komponen dalam prosa baru:
1.       Cerita pendek
2.       Roman/novel
3.       Biografi
4.       Kisah
5.       Otobiografi

-          Pengertian prosa fiksi, nilai-nilai prosa fiksi
Prosa fiksi adalah perpaduan atau kerja sama antara pikiran dan perasaan. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain:
1.       Prosa fiksi memberikan kesenangan. Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dari membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya peristiwa itu sendiri atau kejadian yang dikisahkan.
2.       Prosa fiksi memberikan intonasi. Fiksi memberikan sejenis intonasi yang tidak terdapat didalam ensildopedi.
3.       Prosa fiksi memberikan warisan kultural. Prosa fiksi dapat menstimusi imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya banga.
4.       Prosa memberikan keseimbangan wawasan. Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman-pengalaman dengan banyak individu.

-          IBD dihubungkan dengan puisi. Pengertian puisi, kreativitas penyair dalam, membangun puisinya
Puisi termasuk seni sastra, sedangkan sastra bagian dari kesenian, dan kesenian cabang unsur dari kebudayaan, puisi adalah ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenai kehidupan manusia, alam, Tuhan, melalu media bahasa yang artistik/estetik, yang secara padu dan utuh di padatkan kata-katanya.
Kepuitisan, keartistikan atau keestetikan bahasa puisi disebabkan oleh kreativitas penyair dalam membangun puisinya dengan menggunakan:
Figuran bahasa, seperti gaya personifikasi, metafora, perbandingan, alegori, dsb.
Kata-kata yang ambiquitas, yaitu kata-kata yang bermakna ganda, banyak tafsir.
Kata-kata yang berjiwa, yaitu kata-kata yang sudah diberi suasana tertentu, berisi perasaan dan pengalaman jiwa penyair sehingga terasa hidup dan memukau.
Kata-kata yang konotatif, yaitu kata-kata yang sudah diberi tambahan nilai-nilai rasa dan asosiasi-asosiasi tertentu.
Pengulangan, yang berfungsi untuk mengintensifkan hal-hal yang dilukiskan, sehingga lebih menggunggah hati.

-          Alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi dalam IBD, 1 contoh puisi
Adapun alasan-alasan yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan ilmu budaya dasar adalah:
a.       Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
b.      Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual
c.       Puisi dan keinsyafan sosial

Contoh puisi:

Aku – Chairul Anwar

Kalau sampai waktukku
‘Ku mau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri

Dan akan akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi








Daftar Pusaka:
DAFTAR PUSAKA:








Tugas IBD bab 2



II.                  Manusia dan Kebudayaan

-          Unsur-unsur yang membangun manusia
Dalam ilmu-ilmu sosial manusia manusia merupakan makhluk yang ingin memperoleh keuntungan atau selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi) manusia merupakan makhluk hidup yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi), makhluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan (politik) makhluk yang berbudaya, sering disebut  homo-humanus (filsafat), dan lain sebagainya.
Ada dua pandangan yang akan kita jadikan acuan utnuk menjelaskan tentang unsur –unsur yang membangun manusia
1.       Manusia terdiri dari empat unsur terkait, yaitu
a.       Jasad
b.      Hayat
c.       Roh
d.      Nafsu
2.       Manusia sebagai satu kepribadian yang memiliki tiga unsur, yaitu:
a.       Id, merupakan libido murni, atau energi psikis yang menunjukan ciri alami yang irrasional dan terkait dengan sex.
b.      Ego
c.       Superego

-          Hakekat manusia
a.       Makhluk ciptaan Tuhan yanng terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
b.      Makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan dengan makhluk lainnya.
c.       Makhluk ciptaan Tuhan yang terkait dengan lingkungan (ekologi), mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuan bekerja dan berkarya.

-          Kepribadian bangsa timur
Kepribadian Bangsa Timur merupakan suatu karakter yang mencerminkan masyarakat yang menganut dari Timur (Asia da Timur Tengah), yang menunjukkan kekhasan dan pola pikir dan kebiasaan yang terdapat didaerah Timur.
Kepribadian bangsa timur pada umumnya merupakan kepribadian yang mempunyai sifat tepo seliro atau memiliki sifat toleransi yang tinggi.
Dalam berdemokrasi bangsa timur umumnya aktif dalam mengutarakan aspirasi rakyat.
Seperti di negara Thailand, mereka brdemokrasi dengan tertib dan damai.  


-          Pengertian kebudayaan
Kebudayaan dari bahasa sansekerta berasal dari kata budhayah yang berarti budi atau akal. Dalam bahasa latin, kebudayaan berasal dari kata colere, yang berarti mengolah tanah. Jadi secara umum dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya didalam lingkungannya.

-          Unsur-unsur kebudayaan
C.Kluchkohn dalam karyanya berjudul Universal Categories of Culture mengemukakan ada tujuh kebudayaan universal, yaitu:
1. Sistem Religi (sistem kepercayaan).
2. Sistem Organisasi Kemasyarakatan.
3. Sistem Pengetahuan.
4. Sistem mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi.
5. Sistem Teknologi dan Peralatan.
6. Bahasa.
7. Kesenian.

-          Wujud kebudayaan
Menurut dimensi wujudnya, kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu,
1.       Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia.
2.       Kompleks aktivitas.
3.       Wujud sebagai benda.

-          Orientasi nilai budaya
Menurut C.Kluchkohn dalam karyanya Variation in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu:
1.       Hakekat hidup manusia (MH)
2.       Hakekat karya manusia (MK)
3.       Hakekat waktu manusia (WM)
4.       Hakekat alam manusia (MA)
5.       Hakekat hubungan manusia (MN)

-          Perubahan kebudayaan
Terjadinya gerak/perubahan ini disebabkan oleh beberapa hal:
1.       Sebab-sebab yang berasal dari dalam masyarakat dan kebudayaan sendiri
2.       Sebab-sebab perubahan lingkungan alam fisik tempat mereka hidup
Perubahan ini, selain karena jumlah penduduk dan komposisinya, juga karena adanya difusi kebudayaan, penemuan-penemuan baru, khusunya teknologi dan inovasi

-          Kaitan manusia dan kebudayaan
Dari sisi lain, hubungan antara manusia dan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialektis, maksudnya saling terkait satu sama lain, proses dialektis tercipta melalu tiga tahap, yaitu:
1.       Eksternalisasi, yaitu proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya.
2.       Obyektivasi, yaitu proses dimana masyarakat disegrap kembali oleh manusia.
 Manusia dan kebudayaan, atau manusia dan masyarakat, oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat atau satu sama lain. Pada kondisi sekarang ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. 

Tugas IBD bab 1


I.                  ISD sebagai MKDU

-          Pengertian, tujuan, ISD da IPS
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari/menelaah tentang masalah-masalah sosial didalam sebuah masyarakat yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia.
Tujuan umum Ilmu Budaya Dasar pembentukan dan pengembangan kepribadian serta perluasan wawasan perhatian, pengetahuan, dan pemikiran mengenai berbagi gejala yang ada dan timbul dalam lingkungannya, khususnya gejala berkenaan dengan masyarakat dengan orang lain, agar daya tanggap, presepsi, dan penalaraan berkenaan dengan lingkungan sosial dapat dipertajam.

-          3 kelompok ilmu pengetahuan
Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai Ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga:
·         Natural Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, Astronom, Biologi dan lain-lain.
·         Sosial Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), terdiri dari: Sosiologi, Ekonomi, Politik Antrologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
·         Humanities (Ilmu-ilmu Budaya) meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan lain-lain.

-          Perbedaan dan persamaan ISD dan IPS
Adapun persamaan antara keduanya adalah:
a.       Kedua-duanya merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran.
b.      Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
c.       Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.

Adapun perbedaan dari keduanya adalah:
a.       Ilmu Sosial Dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Peengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar atau Sekolah Lanjutan
b.      Ilmu Sosial Dasar merupakan satu matakuliah tunggal, sedang Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan)
c.       Ilmu Sosial Dasar diarahkan kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diarahkan kepada pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.

-          Ruang Lingkup ISD
Materi Ilmu Sosial Dasar terdiri atas masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu.

-          3 golongan bahan pelajaran ISD
Dengan demikian bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan yaitu:
1.       Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2.       Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.

3.       Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antar satu dengan lainnya saling berkaitan.