Friday, November 7, 2014

Tugas IBD bab IV

Bab IV Manusia dan Cinta Kasih
I.
§  Pengertian Cinta Kasih
Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang disertai dengan menaruh belas kasihan.
§  3 unsur tentang cinta dan gambarkan 3 unsur tersebut dalam unsur 3 cinta/cinta segitiga/segitiga cinta
Cinta memiliki 3 unsur yaitu:
1.       Keterikatan, ialah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali dengan dia, ada uang sedikit beli hadiah untuk dia.
2.       Keintiman, adanya kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi panggilan formal seperti bapak, ibi saudara digantikan dengan sekedar memanggil namma atau sebutan sayang dan sebagainya.
3.       Kemesraan, adanya rasa ingin membelai dan dibelai, rasa kangen rindu kalo jauh atau lama tak bertemu, adanya ungkapan-ungkapan rasa sayang dan seterusnya.
II.
§  Cinta menurut ajaran agama & sebutkan berbagai bentuk cinta
Ada yang berpendapat bahwa etika cinta dapat dipahami dengan mudah tanpa  dikaitkan dengan agama, tetapi dalam kenyataan hidup manusia masih mendambakan tegaknya cinta dalam kehidupan ini. Atas dasar ini, agama memberikan ajaran cinta kepada manusia. Dalam kehidupan manusia cinta menempatkan diri dalam berbagai bentuk. Kadang-kadang seseoramg mencintai dirinya sendiri. Kadang-kadang mencintai orang lain atau juga istri dan anaknya, hartanya. Atau Allah dan Rasulnya, berbagai bentuk cinta ini bisa kita dapatkan dalam kitab suci Al-Quran.
Inilah berbagai bentuk cinta:
a.        Cinta diri
Cinta diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Manusia senang untuk tetap hidup, mengembangkan potensi dirinya, dan mengaktualisasikan diri. Diantara gejala yang menunjukkann kecintaan manusia terhadap harta, yang dapat merealisasikan semua keinginannya dan memudahkan baginya segala sarana untuk mencapai kesenangan dan kemewahan hidup
b.       Cinta kepada sesama manusia
Agar manusia dapat hidupp dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Pun hendaknya ia menyeimbangkan cintanya itu dengan cinta kasih sayang pada orang-orang lain.
c.        Cinta seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kkerja sama antara suami dan istri. Ia merupakan faktor primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
d.       Cinta kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh ikatan-ikatan fisiologis seperti  yang menghubungkann si ibu dengan anak-anaknya.
e.       Cinta keibuan
Kasih sayang yang bersumber pada cinta seorang ibu terhadap anaknya.
f.         Cinta persaudaraan.
Diwujudkan manusia dalam tingkah atau  perbuatannya. Cinta persaudaraan tidak adanya batas-batas manusia berdasarkan SARA.
g.        Cinta kepada Tuhan
Puncak cinta manusia yang paling bening, jernih, dan spritual ialah cintanya kepada Tuhan dan kerinduannya kepada-Nya. Tidak hanya dalam shalat, pujian, dan doanya saja, cinta yang ikhlas seorang manusia kepada Tuhan akan membuat cinta itu menjadi kekuatan pendorong yang mengarahkannya dalam kehidupannya dan merindukan semua bentuk kecintaan lainnya.
§  Mengenai ayat-ayat Al-Quran tentang cinta
Dalam Quran cinta memiliki 8 pengertian berikut ini;
1.       Cinta mawaddah, ialah jenis cinta yang menggebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinya jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya.
2.       Cinta rahmah, jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki jenis cinta rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri.
3.       Cinta mail, ialah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan.
4.       Cinta syaghaf, ialah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil, dan memabukkan. Orang yang terserang jenis cinta syaghaf (qadasyaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri, dan hampir-hampir tak menyadari apa yang  dilakukan.
5.       Cinta ra’fah, ialah rasa kasih sayang yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk shalat, membelanya meskipun salah.
6.       Cinta shobwah, adalah cinta buta, cinta yang mendorong perilaku menyimpang tanpa sanggup mngelak.
7.       Cinta syauq (rindu), cinta jenis ini bukan dari Al-Quran tetapi dari hadis yang menafsirkan Al-Quran. Dalam surat Al-Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa siapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba.
8.       Cinta kulfah, ialah perasaan cinta yang disertai keesadaran mendidik kepada hal-hal yang positif meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri meskipun ada pembantu. Jenis cinta ini disebut Al-Quran ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya.

III.
§  Jelaskan pengertian kasih sayang & sebutkan macam-macam cinta kasih dari orang tua, dan contoh kasih sayang
Kasih sayang adalah rasa yang didamba setiap insan di dunia, kasih sayang seorang ibu kepada anaknya, sebaliknya kasih sayang seorang anak kepada Orang Tuanya. Kasih sayang akan muncul ketika ada perasaan simpayik dan iba dari dalam diri kepada yang dikasihi, namun kemunculan kasih sayang sangat alamiah dan tidak bisa dibuat-buat atau direkayasa. Setiap insan ingin dirinya disayangi, maka sayangilah orang lain juga, karna dengan merasakan sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagiaan yang hakiki. Apabila sifat sayang mulai luntur dan sifat dendam, kebenciannya lebih besar maka akann menjanjikan kehancurann kepada sesuatu bangsa atau masyarakat.
Macam-macam cinta kasih dari orang tua:
-          Orang tua bersifat aktif, si anak bersifat pasif.
-          Orang tua bersifat pasif, si anak persifat aktif.
-          Orang tua bersifat pasif, anak bersifat pasif.
-          Orang tua bersifat aktif, anak bersifat aktif.
Contoh-contoh kasih sayang:
-          Cinta kasih antar orang tua dan anak, orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang yang baik dan berguna di kemudian hari.
-          Cinta kasih antara pria dan wanita, seorang pria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan perilaku baik, lemah lembut, sopan, apalagi memberikan seuntaian mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadis itu.
-          Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya, orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan dan pencipta-Nya.
-          Cinta kasih manusia terhadap lingkungan. Apabila seseorang menciptakan taman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu dihutan seenaknya, menanam tanaman gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menaruh cinta kasih atau menyayangi lingkungan hidupnya

IV. Kemesraan
§  Pengertian kemesraan, puisi kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang berarti erat atau karib sehingga kemesraan berarti hal yang menggambarkan keadaan sangat erat atau karib. Kemesraan juga bersumber dari cinta kasih dan merupakan realisasi nyata.
Puisi kemesraan:

 Kemesraan didalam cinta

“hidup ini indah karna cinta’
Aku tak tau mencinta...
Sebelum kuterlahir jadi manusia...
Kutak tau tuk apa tercipta...
Karena tiada yang mau...
Mengajarkan aku untuk mencinta...
Seandainya cinta kurasa sejak dini...
Kupasti tak merasakan terabai...
Karena dia, yang jadi milikku...
Begitu baiknya ajarkan aku mencinta...
Ajarku tuk menyayanginya...
Dan memberikan aku semangat hidup...
Keluh kesahku tak pernah ada...
Karena dia, yang selalu menasehatiku...
Mempersembahkan canda pada hatiku...
Sehingga berwarnalah dunia ini...
Aku tak mau, kehilangan kemesraan ini...
Ajarilah aku slalu sayangku...
Kuingin slalu bersamamu...
Menjaga cintamu..dan memelukmu...
Tapi sekedar ciuman mesra untukmu...
Tapi pengorabanan raga, kusiap sedia untukmu......

V. Pemujaan
§  Pengertian pemujaan
Pemujaan berasal dari kata puja yang berarti penghormatan atau tempat memuja kepada dewa-dewa atau berhala. Dalam perkembangannya kemudiaan pujaan ditujukan kepada orang yang dicintai, pahlawan dan Tuhan YME. Pemujaan kepada Tuhan adalah perwujudan cinta manusia kepada Tuhan, karena merupakan inti, niai dan makna dari kehidupan yang sebenarnya.

VI. Belas kasihan
§  Pengertian belas kasihan
Belas kasih (composian) adalah kebijakan satu dimana kapasitas emosional empati dan simpati untuk penderitaan orang lain dianggap sebagai bagian dari cinta itu sendiri, dan landasan keterkaitan sosial yang lebih besar dan humanisme-dasar ke tertinggi prinsip-prinsip dalam filsafat, masyarakat, dan kepribadian.
§  Cara-cara menumpahkan belas kasihan
Berbagai macam cara orang memberikan belas kasihan bergantung kepada situasi dan kondisi seperti:
1.       Ada yang memberikan uang.
2.       Ada yang memberikan barang.
3.       Ada yang memberikan pakaian, makanan, dll.

VII. Cinta Kasih Erotis
§  Pengertian cinta kasih erotis
Cinta erotis adalah kehausan akan penyatuan sempurna akan penyatuan dengan yang lainnya. Keinginan untuk bersatu dan berteman dengan lawan jenis, untuk menghilangkan sepi atau untuk menenangkan suatu naluri seksual. Cinta kasih dapat merangsang keinginan untuk bersatu secara seksual. Namun apabila penyatuan fisis tadi tidak dilandasi oleh cinta kasih maka hanya akan membawa pada penyatuan yang bersifatpesta pora dan sementara saja.
Cinta kasih erotis, apabila benar-benar sebuah cinta sejati, mempunyai satu pendirian yaitu bahwa seseorang sungguh-sungguh mencintai dan mengasihi dengan jiwanya yang sedalam-dalamnya dan menerima pribadi lawan jenisnya. Cinta ini terjadi antara dua orang anak manusia yang ingin menyatukan diri mereka utnuk mengisi kekosongan hidup dan sebagai  teman hidup dalam mengarungi bahtera kehidupan.



No comments:

Post a Comment