Sunday, July 17, 2016

Tulisan 5

Indefinite Pronoun
                Indefinite Pronoun adalah kata ganti tidak tentu. Dikatakan tidak tentu karena belum diketahui siapa atau apa benda yang digantikannya. Kata ganti yang termasuk Indefinite Pronoun adalah : SOMEONE, SOMEBODY, ANYONE, ANYBODY, EVERYONE, NO ONE, NO BODY, untuk personal noun dan SOMETHING, ANYTHING, EVERYTHING, NOTHING, untuk Impersonal Pronoun. Selain itu, ada juga Indefinite Pronoun yang dapat digunakan baik untuk personal noun maupun impersonal noun yaitu : ANOTHER, THE OTHER, OTHER, OTHERS, dan THE OTHERS. Penggunaan kata-kata ganti ini mempunyai fungsi dan aturan tersendiri.
a. Somebody / Someone (seseorang)
Digunakan untuk kalimat positif.
Contoh :
- Someone called my name.
- I heard someone calling my name.
- Someone passes through my front door.

b. Anybody / Anyone
Anybody atau anyone mempunyai dua arti, yaitu seseorang dan setipa orang. Apabila anyone / anybody digunakan untuk menyatakan seseorang, bentuk kalimatnya adalah kalimat negative atau kalimat Tanya (interrogative sentence).
Contoh :
- She didn’t see anyone there.
- Did he see anyone there ?
- I can’t speak to anyone.
Catatan :
- Someone / Somebody dapat juga digunakan dalam kalimat Tanya apabila jawabannya sudah pasti “yes”.
- Anyone / Anybody dapat digunakan dalam kalimat positif apabila artinya menyatakan siapa saja.

c. Everyone / Everybody
Penggunaan Everyone / Everybody sama seperti penggunaan anyone / anybody yang menyatakan setiap orang. Dengan kata lain, anyone / anybody dapat menggantikan everyone / everybody dan sebaliknya.

d. No One / Nobody
No One / Nobody digunakan dalam kalimat positif. No one / nobody dapat diganti dengan anybody / anyone yang menyatakan seseorang, tetapi kalimatnya harus negative.
Contoh :
- I see nobody there. I don’t see anybody there.
- She invited nobody to her wedding party. She didn’t invite anybosy to her wedding party.
- I talked to nobody. I didn’t talk to anybody.

                Penggunaan SOMETHING, ANYTHING, EVERYTHING, dan NOTHING sama saja prinsipnya dengan SOMEONE, SOMEBODY, ANYONE, ANYBODY, EVERYONE, EVERYBODY, NO ONE, dan NOBODY. Perbedaannya adalah bahwa: THING digunakan untuk Impersonal sementara ONE / BODY digunakan untuk Personal.
                Bentuk ANOTHER, THE OTHER, OTHER, OTHERS, dan THE OTHERS merupakan kata ganti yang menyatakan yang lain, baik untuk Personal maupun Impersonal noun. Untuk benda tunggal digunakan ANOTHER atau THE OTHER (+ NOUN). Sementara OTHER + NOUN (plural), OTHERS, dan OTHERS digunakan untuk benda jamak.

1. Another
Another dapat digunakan tanpa atau dengan noun (singular). Kata ganti ini digunakan untuk benda lain yang belum disebutkan sebelumnya atau boleh juga untuk satu benda dari beberapa benda.
Contoh :
Aliumar : I want to buy a shirt. Could you show me one ?
Shopkeeper : Sure, here you are.
Aliumar : I think, this doesn’t fix me. Could you show me another (shirt)?

2. The Other / The Others
The other dapat digunakan dengan atau tanpa noun (singular). Apabila the other diikuti oleh noun (plural), kata ganti tersebut dapat diganti menjadi the others. Kata ganti ini dapat digunakan untuk mengganti benda yang sudah pernah disebutkan sebelumnya atau dapat juga merupakan sisa dari benda yang sudah disebutkan.
Contoh :
- I have three brothers. Two of them are in Jakarta, and the other is in Bandung.
- I have three brothers. One of them is in Jakarta, and the other brothers (the others) are in Bandung.

3. Other / Others
Kata ganti other harus diikuti oleh noun (plural) smentara others tidak boleh diikuti oleh noun. Prinsip penggunaan other dan others sama dengan another. Perbedaannya adalah another digunakan untuk benda tunggal sementara other dan others digunakan untuk benda jamak.
Contoh :
- I only bought three books yesterday. I want to buy other books (others) now.
- Some students are reading in library. Others are playing at the play-ground.
Catatan :
- Kata benda tunggal yang diletakkan di belakang another dan the other dapat diganti dengan One, sementara benda jamak yang diletakkan di belakang other dan the other dapat diganti dengan ones.
- THIS/THAT/THESE/THOSE dapat juga berfungsi sebagai kata ganti (pronoun) yang disebut sebagai Demonstrative Pronoun. THIS dan THAT digunakan untuk menunjukkan benda tunggal, sementara THESE dan THOSE digunakan untuk menunjuk benda jamak. THAT dan THOS digunakan untuk menunjuk benda jauh.

REFLEXIVE PRONOUN
                Reflexive Pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menyatakan bahwa subject (berupa orang atau hewan) menerima aksi dari verb (reciprocal action) pada suatu kalimat. Pronoun ini terdiri dari: myself, yourself, herself, himself, itself pada bentuk singular, dan yourselves, ourselves, dan themselves pada bentuk plural. Bentuknya yang identik dengan intensive pronoun.
Example sentence Reflexive Pronoun :
1. Singular
· Myself : I‘m going to buy myself new jeans.
(Saya akan membeli jeans baru untuk saya sendiri.)
I enjoy myself today.
(Saya menikmati diri saya hari ini.)

· Yourself : It’s essential to treat others like you treat yourself.
(Penting untuk mmemperlakukan orang lain seperti kamu memperlakukan diri sendiri.)
Why do you hit yourself ?
(Kenapa kamu memukul dirimu?)

· Herself : She asked herself why she was easy to be panic.
(Dia bertanya pada dirinya sendiri mengapa dulu dia mudah panik.
Shanti keeps herself healthy.
(Shanti menjaga dirinya tetap sehat.)

· Himself : Hendri didn’t blame himself for the accident.
(Hendri tidak menyalahkan dirinya sendiri terhadap kecelakaan tersebut.)
He treats himself like a baby.
(Dia memperlakukan dirinya seperti bayi.)

· Itself : The cat is licking itself.
(Kucing itu sedang menjilayi dirinya.)
My cat licks itself.
(Kucingku menjilati dirinya.)


2. Plural
· Yourselves : Why don’t you watch yourselves on TV?
(Mengapa kamu tidak menonton dirimu di TV?)
You have to keep this for yourselves.
(Kamu harus menyimpan ini untuk untuk dirimu.)

· Ourselves : We should give time for ourselves to take a rest.
(Kita seharusnya memberi waktu untuk diri kita sendiri untuk beristirahat.
We won’t harm ourselves.
(Kami tidak akan membahayakan/ merugikan diri kita.)

· Themselves : The students ate cookies that they cooked by themselves.
(Siswa-siswa tersebut makan kue yang mereka masak sendiri.)
They did it for themselves.
(Mereka melakukan itu untuk diri mereka.)



Saturday, July 16, 2016

Tulisan 3

Active and Passive Sentence in Present Form

Kata kerja transitif mempunyai dua voice (ragam gramatikal), aktif dan pasif.
1) Bentuk aktif adalah orang, binatang, atau benda yang ditunjukkan oleh subjek dikatakan
melakukan sesuatu pada yang lain.
Contoh: Karim killed a tiger. Karim membunuh seekor harimau


2) Bentuk pasif adalah orang, binatang atau benda dikatakan menderita sesuatu dari sesuatu yang lain.
Contoh: A tiger was killed by Karim. Seekor harimau dibunuh oleh Karim
Bentuk pasif :
To Be + Past Participle

Aturan-aturan :
a) Kata kerja transitif tidak digunakan dalam bentuk pasif, kecuali kalau kata kerja itu menggunakan cognate object dalam bentuk aktif.
Aktif : She sang a fine song. Ia menyanyikan sebuah nyanyian yang merdu
Pasif : A fine song was sung by her. Sebuah nyanyian yang merdu dinyanyikan olehnya
b) Bilamana kalimat diubah dari bentuk aktif ke pasif, objek untuk kata kerja aktif menjadi subjek untuk kalimat kerja pasif.
objek untuk kata kerja aktif :
Aktif: Linda can make tarts. Linda dapat membuat kue tart
Subjek untuk kata kerja pasif :
Pasif: Tarts can be made by Linda
c) Retained object (objek yang tetap dipakai/dipertahankan dalam pasif)
Dua buah objek dalam kalimat aktif, ketika diubah menjadi kalimat pasif, masih tetap ada sebuah objek dipertahankan, objek ini dinamakan retained object. Objek ini mungkin objek tak langsung dari kata kerja aktif atau objek langsung dari kata kerja aktif.
Objek tak langsung dari kata kerja aktif 
Kata Kerja aktif Kata kerja pasif
We gave him a prize A prize was given him by us
Objek langsung dari kata kerja aktif
Kata Kerja aktif Kata kerja pasif
We gave him a prize He was given a prize by us

Berikut contoh-contoh kalimat aktif yang dirubah menjadi kalimat pasif dalam bentuk tenses :
1) Simple present
Aktif
John bites Mary
John doesn’t bite Mary
Does John bite Mary?
What does John do?
Who bites Mary?
Who does John bite?
Pasif
Mary is bitten by John
Mary isn’t bitten by John
Is Mary bitten by John?
What is done by John?
Who is Mary bitten by?
Who is bitten by John?

2) Simple continuous 
Aktif
John is biting Mary
John isn’t biting Mary
Is John biting Mary?
What is John doing?
Who is biting Mary?
Who is John biting?
Pasif
Mary is being bitten by John
Mary isn’t being bitten by John
Is Mary being bitten by John?
What is being done by John?
Who is Mary being bitten by?
Who is being bitten by John?

3) Present perfect
Aktif
John has bitten Mary
John hasn’t bitten Mary
Has John bitten Mary?
What has John done?
Who has bitten Mary?
Who has John bitten?
Pasif
Mary has been bitten by John
Mary hasn’t been bitten by John
Has Mary been bitten by John?
What has been done by John?
Who has Mary been bitten by?
Who has been bitten by John?

4) Present perfect continuous

ACTIVE AND PASSIVE VOICE 
Aktif
John has been biting Mary
John hasn’t been biting Mary
Has John been biting Mary?
What has John been doing?
Who has been biting Mary?
Who has John been biting?
Pasif
Mary has been being bitten by John
Mary hasn’t been being bitten by John
Has Mary been being bitten by John?
What has been being done by John?
Who has Mary been being bitten by?
Who has been being bitten by John?

Tulisan 4

Active and Passive sentence in Past form
Past Tense (Waktu Lampau)
-          Simple Past Tense (Waktu lampau sederhana)
Simple Past Tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan kegiatan yang terjadi dimasa lampau dan waktu terjadinya persitiwa itu telah diketahui.
Rumus Verbal:
(+) S + V2 + O + Adj / Noun / Adverb (ANA)
(-) S + did + not + V1 + O + ANA
(?) Did + S + V1 + O + ANA ?

Rumus Nominal:
(+) S + to be 2 (was/were) + ANA
(-) S + to be 2 (was/were) + ANA
(?) to be 2 + S + ANA ?
Contoh Kalimat Verbal Simple Past Tense:
(+) The Doctor went to the hospital yesterday.
(-) The Doctor did not go to the hospital yesterday.
(?) Did the Doctor go to the hospital yesterday?


Contoh Kalimat Nominal Simple Past Tense:
(+) He was a teacher.
(-) He was not a teacher.
(?) Was he a teacher?

Note:
Was: I, He, She, dan It.
Were: You, We, They.

Past Continuous Tense (Waktu berlangsung lampau)
Past Continuous Tense adalah tenses yang digunakan untuk menyatakan peristiwa yang sedang terjadi, tetapi bukan sedang terjadi sekarang, melainkan sedang terjadi “dulu”, sudah lewat.
Rumus Verbal:
(+) S + to be 2 (was/were) + V-ing + O
(-) S + to be 2 (was/were) + not + V-ing + O
(?) to be 2 (was/were) + S + V-ing + O
Rumus Nominal:
(+) S + to be 2 + Adj / Noun / Adverb (ANA)
(-) S + to be 2 + not + ANA
(?) to be 2 + S + ANA ?
Contoh Kalimat Verbal Past Continuous Tense:
(+) He was confused in studying grammar yesterday in school.
(-) He was not confused in studying grammar yesterday in school.
(?) Was he confused in studying grammar yesterday in school?
Contoh Kalimat Nominal Past Continuous Tense:
(+) She was lazy.
(-) She was not lazy.
(?) Was she lazy?

Past Perfect Tense (Waktu Sempurna Lampau)
Past Perfect Tense adalah tenses yang digunakan untuk menunjukkan peristiwa yang terjadi dimasa lampau dan terus berlangsung ataupun selesai dimasa lampau berikutnya.
Rumus Verbal:
(+) S + had + V3
(-) S + had + not + V3
(?) Had + S + V3
Rumus Nominal:
(+) S + had + been + ANA
(-) S + had + not + been + ANA
(?) Had + S + been + ANA ?
Contoh Kalimat Verbal Past Perfect Tense:
(+) She had helped her mother after she played a game.
(-) She had not helped her mother after she played a game.
(?) Had she helped her mother after she played a game?
Contoh Kalimat Nominal Past Perfect Tense:
(+) They had been at Grage Mall since morning.
(-) They had not been at Grage Mall since morning.
(?) Had they been at Grage Mall since morning?

Past Perfect Continuous Tense (Waktu berlangsung sempurna lampau)
Past Perfect Continuous Tense digunakan untuk mengekspresikan suatu kejadian yang sudah dimulai dan sedang berlangsung di masa lampau tapi saat ini sudah tidak terjadi lagi.
Rumus Verbal
(+) S + had + been + V-ing
(-) S + had + not + been + V-ing
(?) Had + S + been + V-ing
Rumus Nominal
(+) S + Had + Been + Being + O+ ANA
(-) S + Had + Not + Been + Being + O + ANA
(?) Had + S + Been + Being + O + ANA
Contoh Kalimat Verbal Past Perfect Continuous Tense:
(+) Isna had been sleeping for 5 hours before Her father woke up.
(-) Isna had not been sleeping for 5 hours before Her fathe woke up.
(?) Had she been sleeping for 5 hours before her father woke up?
Contoh Kalimat Nominal Past Perfect Continuous Tense:
(+) I had been being a modeling character since 2010.
(-) I had not been being a modeling character since 2010.
(?) Had you been being a modeling character since 2010?


Monday, June 20, 2016

Tulisan 2

Perbedaan Penggunaan Article A, An dan The
Sebagai article, “A” dan “AN” artinya adalah satu. Dalam bahasa Indonesia, kedua article ini dapat diterjemahkan menjadi sebuah/seekor/sehelai dst. Hal ini tergantung dari noun yang mengikutinya. Misalnya :
An apple           : sebuah apel
A lady               : seorang wanita
A tiger              : seekor harimau
A leaf               : sehelai daun, dsb

>       Penggunaan A dan An
1.    A dan AN hanya dapat diikuti oleh singular nouns (benda tunggal), tetapi tidak pernah secara langsung diikuti oleh uncountable nouns (benda yang tidak dapat dihitung). Olehnya itu, akan INCORRECT jika anda menulis:
-          I need a water (water; uncountable noun)
-          I just ate a bread (bread; uncountable noun)
-          She just heard a bad news about her parents (news; uncountable noun)
Kalimat ini akan menjadi benar jika article A dihilangkan atau jika didepan uncountable noun (i.e. water dan bread) ditambahkan penakar (container) atau pengukur yang berfungsi untuk menyatakan berapa banyak/volume/ukuran dari uncountable nouns tersebut.
-          I need water atau i need a glass of water
-          I just ate bread atau i just ate a big slice of bread
-          She just heard bad news about her parents atau she just heard a piece of bad news about her parents
2.    A dan An digunakan untuk mengekspresikan sebuah singular noun secara umum (in general). Contoh:
-          A footballs is usually made of leather (leather:kuliat. Dalam konteks ini jangan gunakan kata skin. Leather adalah animal skin yang sudah diolah)
-          An artist should keep a good relationship with fans
3.    A dan An digunakan untuk merujuk ke sebuah singular noun yang belum pernah disebutkan sebelumnya. Contoh:
-          I met a guy last night
-          My company just build a new skyscraper (skyscraper: gedung pencakar langit)

>       Penggunaan Article The
Ada beberapa rules yang harus anda pahami dalam menggunakan article The
1.    The umumnya digunakan untuk merujuk noun yang sudah pernah disebutkan sebelumnya. Dengan adanya the, noun yang dimaksud menjadi lebih spesifik. Noun tersebut bisa countable, bisa juga uncountable noun. Jika uncountable noun, noun tersebut bisa singular, bisa juga prular. Dalam hal ini, the dapat berarti tersebut atau itu atau kadang-kadang ini. Contoh:
-          I  met a guy last night. The guy asked my number and wether i would go out for a date (number=nomer telepon, date=kencan). Dalam kalimat ini, the bisa digantikan dengan that.
-          The water in my well is contaminated (well=sumur, contaminated=terkontaminasi). Dalam kalimat ini, the tidak pantas digantikan dengan that, karena “water” dikalimat ini sudah diterangkan oleh “in my well”.
-          Three student didn’t perform well in my exam. The (three) student hadn’t studied hard enough before the exam. Dalam kalimat ini, kata three adalah optional  (bisa digunakan, bisa juga dihilangkan), karena maknanya sudah dipahami oleh lawan bicara atau pembaca. Di kalimat ini the dapat digantikan dengan those/these.
-          There are many persons named Agnes Monica on Facebook. You will hard time to find the Agnes Monica who sings Matahariku.
Sebaliknya, the digunakan jika kita membicarakan uncountable nouns atau plural nouns secara umum (in general). Contoh:
a.    Water needs to be conserved (air perlu dikonservasi/dilindungi)
b.    Sugar is sweet (gula(rasanya)manis)
c.     Durian are very smelly (durian-durian sangat bau/baunya keras)
d.  Lazy students hardly get good grades (murid-murid yang malas hampir tidak pernah mendapat nilai bagus)
2.    Kata seperti breakfast, lunch, dinner, supper (=dinner), school, church, home dan college pada umumnya tidak membutuhkan article. Tetapi jika noun ini dirujuk, barulah article the diperlukan. Contoh:
-          We go to school everyday. Starting next week, however, the school will be buildozed by the government (be buildozed=diratakan dengan tanah dengan menggunakan bulldozer)
-          Jenny and i just finished having lunch at the cafeteria. I thanked her because she paid for the lunch
-          I am very tired. I’d like to go home


Saturday, June 18, 2016

Tulisan 1

Perbedaan Penggunaan Some dan Any, Much, Many, a lot of
  1. Some
    Digunakan untuk kalimat Positif/Affirmative/Pernyataan, Penawaran, permintaan, dan pertanyaan jika kamu berharap pertanyaannya dijawab “Yes/ya”.
    Contoh:
    • - I have some friends to be visited next week.
    • - She borrowed some books at library.
  2. Any
    Digunakan untuk kalimat negatif atau pertanyaan.
    Contoh:
    • - Have you got any bananas? No, we haven’t got any. But we’ve got some oranges.
    • - Do you have any idea to solve this problem?
  3. Much
    Much digunakan untuk benda-benda yang tak dapat dihitung, dan untuk menghitungnya diperlukan suatu takaran/timbangan dan ukuran tertentu. Patokan suatu benda tidak dapat dihitung adalah jika untuk menghitungnya harus menggunakan alat bantu. seperti liter, rupiah, kilogram dsb.
    Contoh:
    • - You took too much sugar in your tea, it’s not good for your health.
    • - We need much sand to build a big building.
  4. Many
    Many digunakan untuk benda-benda yang bisa dihitung (countable noun)
    Contoh:
    • - How many fruit you take from refrigerator?
    • - Many people asked me if I have got married or not.
  5. A lot of
    A lot of bisa digunakan baik untuk benda yang bisa dihitung maupun yang tidak bisa dihitung. Artinya bisa digunakan untuk mengganti posisi Many.
    Yang membedakan dengan Many dan Much adalah bahwa kebiasaan penggunaannya. A lot of hanya biasa digunakan dalam kalimat positif.
    Contoh:
    • - I have a lot of friends who always stand by me.
    • - How much money do you have? I have a lot of money.
  6. A few
      A Few digunakan untuk menggambarkan jumlah atau kuantitas kata benda yang dapat dihitung           seperti book, friend, car dan table dalam format positif (memang sedikit tapi, cukup).
      Contoh:
                        - I met a few friends in that reunion (Hanya sedikit teman, tapi lumayan)

Friday, June 17, 2016

TOEFL, IELTS dan TOIEC


TOEFL,  IELTS dan TOIEC
Ada macam-macam program tes bahasa Inggris untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Program tes yang dikenal di Indonesia yaitu TOEFL, IELTS, dan TOEIC. Ketiga macam tes itu dipakai untuk berbagai keperluan seperti untuk mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri, bekerja di luar negeri, salah satu syarat masuk perguruan tinggi. Bahkan, beberapa perusahaan dan instansi pemerintah sudah mulai mensyaratkan pelamarnya untuk memiliki sertifikasi bahasa Inggris dengan nilai yang telah ditentukan. Nah, apa beda ketiga macam tes itu?
1.     TOEFL
                TOEFL singkatan dari Test of English as a Foreign Language dipakai untuk mengukur kemampuan seseorang dalam bahasa Inggris. TOEFL diperuntukan bagi mereka yang hendak sekolah ke negara-negara English-American, seperti Amerika Serikat contohnya.
Ada tiga macam pilihan tes:
1)    PBT (Paper Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL di atas kertas. Materi tes biasanya meliputi listening, reading, dan structure.
2)    CBT (Computer Based Test), yaitu kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer. Materi tes biasanya meliputi listening, reading, structure dan ada tambahan writing.
3)    IBT (Internet Based Test), yaitu tes TOEFL kamu mengerjakan tes TOEFL langsung di komputer yang terhubung ke internet. Materi tes biasanya meliputi listening, reading, structure, writing dan ada tambahan speaking.
Adapun rentang skor TOEFL sebagai berikut.
Skor TOEFL PBT: 310 - 677.
Skor TOEFL CBT: 30 - 300.
Skor TOEFL IBT: 8 - 120.
Skor TOEFL berlaku selama 2 tahun. Jika lewat dari 2 tahun, kamu harus mengambil lagi tes TOEFL. Untuk bisa mengajukan beasiswa kuliah di luar negeri, skor TOEFL kamu minimal harus 550 (PBT).
2.     IELTS
           IELTS adalah tes empat keterampilan bahasa Inggris (Menyimak, Membaca, Menulis dan Berbicara) dan terus menetapkan standard untuk tes bahasa Inggris hari ini. Lebih dari 9.000 organisasi menerima hasil IELTS, mengakuinya sebagai indikator yang terjamin, valid dan terpercaya untuk kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris yang sesuai dengan kenyataan untuk tujuan pendidikan, imigrasi dan pendaftaran profesional. Pada tahun 2013, lebih dari dua juta tes IELTS diselenggarakan di seluruh dunia.
Ada dua versi IELTS:
Academic Version (versi akademik) dan General Training Version (pelatihan umum):
Versi akademik diperuntukan mereka yang akan masuk perguruan tinggi dan para profesional seperti dokter atau perawat yang akan bekerja di negara pengguna British English.
Versi pelatihan umum diperuntukan mereka yang akan bekerja atau keperluan imigrasi (seperti pindah kewarganegaraan).
Materi tes IELTS ada 4, yaitu:
1)    listening (30 menit ),
2)    reading (1 jam),
3)    writing (1 jam), dan
4)    speaking (12-15 menit).
Secara keseluruhan, tes IELTS membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Rentang skor tes adalah IELTS: 1 - 9. Jika akan digunakan untuk keperluan sekolah ke Inggris Australia, Kanada, Selandia Baru maka skor IELTS yang dibutuhkan adalah 5,5 ke atas.
3.     TOEIC
             TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication, yaitu tes bahasa Inggis untuk komunikasi internasional. TOEIC lebih khusus diperuntukan orientasi pekerjaan. Jika kamu ingin bekerja di luar negeri atau perusahaan asing di Indonesia, maka kamu harus memiliki sertifikasi TOEIC.
            Materi tes TOEIC hanya listening dan reading. Tipe soal-soal TOEIC biasanya mengarah ke bisnis. Adapun rentang Skor TOEIC adalah 10 - 990.
            Agar kamu dapat bekerja di luar negeri, usahakan skor TOEIC kamu lebih dari 450.
TUJUAN TOEIC, TOEFL, dan IELTS
TOEIC   : Mengukur kemampuan bahasa Inggris sebagai alat komunikasi di lingkungan global.
TOEFL  : Mengukur kemampuan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam proses pendidikan.
IELTS   : Membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri.

Friday, June 3, 2016

Dream Future

When I was a kid I wanted to be a doctor or teacher, but when I was growing up, I know to be a doctor and that teachers have to have the very high, even school fees for a very expensive so I decided to search for other areas.
                 What is your opinion about the past?
Tell you about the past, I never want to talk about it, due to the past. don't have to regret or discuss.
                 Do you think you can get your past back?
Yes, i think. If I could go back to the past, I would fix mistakes that I did.
                 How will you prepare the best thing fpr the future?
To prepare the my future I was ready to be an entrepreneur, in accordance with the I learned in college. After graduating from college, I try to apply for a job, and try to open a small business.
Who knows could be a successful entrepreneur.