Friday, September 29, 2017

Tugas 1 – Komunikasi Bisnis
Nama  : Anindita Mindarto
Kelas  : 4EA11
NPM   : 11214276

1. Dasar Komunikasi dan Komunikasi Bisnis
 Ø  Dasar Komunikasi
            Komunikasi  adalah suatu proses penyampaian informasi dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling mempengaruhi di antara keduanya.
Komunikasi dilakukan dengan menggunakan bahasa verbal, kata-kata (lisan) yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.
Komunikasi dapat dilakukan dengan menggunakan bahasa nonverbal, gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu.
            Komponen komunikasi adalah hal-hal yang harus ada agar komunikasi bisa berlangsung dengan baik. Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah:
-          Pengirim atau komunikator (sender) adalah pihak yang mengirimkan pesan kepada pihak lain.
-          Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain.
-          Saluran (channel) adalah media dimana pesan disampaikan kepada komunikan. dalam komunikasi antar-pribadi (tatap muka) saluran dapat berupa udara yang mengalirkan getaran nada/suara.
-          Penerima atau komunikate (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain.
-          Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang disampaikannya.
-          Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi tentang bagaimana komunikasi itu akan dijalankan ("Protokol").

 Ø  Komunikasi Bisnis
            Komunikasi Bisnis adalah komunikasi yang dilaksanakan dalam dunia bisnis yang meliputi berbagai bentuk komunikasi baik itu komunikasi verbal ataupun nonverbal. Sementara secara umum komunikasi bisnis ialah pertukaran gagasan, informasi, pendapat, dan instruksi yang mempunyai tujuan tertentu yang disajikan secara personal ataupun impersonal melalui simbol-simbol atau sinyal-sinyal.

2. Peranan Komunikasi Dalam Dunia Bisnis
            Komunikasi bisnis merupakan setiap komunikasi yang dipergunakan untuk berbagai kepentingan bisnis, seperti untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, atau untuk mempromosikan satu gagasan, produk, servis, atau pun suatu organisasi.
Dalam komunikasi bisnis, terdapat beberapa tujuan tertentu. Berikut ini adalah beberapa tujuan komunikasi bisnis yakni :
1. Meningkatkan goodwill (nama baik) perusahaan.
2. Meningkatkan hubungan baik perusahaan dengan masyarakat.
3. Meningkatkan fungsi kepemimpinan dalam perusahaan.
            Komunikasi bisnis juga memiliki fungsi - fungsi penting dalam kelancaran aktifitas dalam sebuah perusahaan. Berikut adalah 4 fungsi penting dari komunikasi bisnis yang perlu anda ketahui:
1. Fungsi Informatif
Dalam konteks fungsi informatif, aktivitas yang kita lakukan berperan memberikan informasi tentang bisnis kita, pada saat yang mungkin bersamaan kita juga mencari informasi tentang siapa pesaing kita, bagaimana kondisi perusahaan dan kekuatannya pada pangsa pasar (market place). Contoh fungsi informatif yaitu suatu perusahaan memberikan informasi yang dibutuhkan pelanggannya mengenai produk yang ditawarkan. Fungsi informatif dari kegiatan komunikasi akan membawa perubahan pada bidang kognitif setiap pelaku komunikasi bisnis, baik level internal maupun eksternal.
2. Fungsi persuasif
Dalam fungsi persuasif/motivatif ini, tujuan komunikasi diarahkan untuk memberikan treatment agar orang lain merubah sikap, pendapat dan perilakunya seperti yang diinginkan oleh komunikator.dalam organisasi bisnis internal fungsi ini dijalankan untuk membangun komitmen para pelakunya terhadap organisasi atau lembaga tempat ia bekerja, dari mulai manajer hingga tukang sapu, sehingga visi, misi, strategi dan taktik dapat berjalan secara efektif dalam memcapai tujuan bisnis yang telah ditetapkan sebelumnya. Fungsi persuasif ini tentu saja perlu diterapkan dalam berkomunikasi bisnis dengan lingkungan eksternal. Hal ini penting, misalnya bagaimana agar para pemilik modal mau berinvestasi diperusahaan kita.dan yang terpenting dalam strategi dan taktik pemasaran sebagai ujung tombak perusahaan agar konsumen tetap loyal mengkonsumsi atau menggunakan produk yang kita pasarkan.
3. Fungsi Kontrol
Tanpa adanya fungsi kontrol dalam komunikasi bisnis, operasional organisasi tidak dapat berjalan secara efektif. Fungsi kontrol dalam konteks komunikasi bisnis, artinya mengkomunikasikan atau yang harus dikerjakan atau tidak harus dikerjakan oleh oleh bawahan atau manajer sekali pun. Fungsi ini dapat berjalan efektif bila (1) informasi yang disampaikan jelas, akurat dan tidak mengandung ambiguitas yang berlebihan; (2) komunikasi yang dilakukan sekaligus memperkaya skill bawahan; (3) bahwa mampu menggunakan informasi tersebut; (4) membuka saluran umpan-balik.
4. Fungsi Emotif 
Dalam kerangka kerja komunikasi bisnis fungsi emotif meningkat ke penerapan (acceptance) isi pesan, karena berkaitan dengan rasa suka tidak suka, benci dan cinta, puas atau tidak puas kegembiraan dan kesedihan, menyenangkan atau kedekatan emosional lainnya. Contohnya yaitu isi pesan yang disampaikan telah memasukkan semua informasi yang dibutuhkan pihak lain sehingga mereka akan merasa puas terhadap pesan tersebut.
Contoh Kasus:
PT Golden Castle , bergerak dalam bidang konveksi atau textil, mengalami permasalahan antara perusahaan dengan karyawan. Permasalahan ini terjadi yang disebabkan oleh adanya miss communication antara atasan dengan karyawannya. Adanya perubahan kebijakan dalam perusahaan mengenai penghitungan gaji atau upah kerja karyawan, namun pihak perusahaan belum memberitahukan para karyawan, sehingga karyawan merasa diperlakukan semena-mena oleh pihak perusahaan. Para karyawan mengambil tindakan yaitu dengan mendemo perusahaan, Namun tindakan ini berujung pada PHKbesar-besaran yang dilakukan oleh perusahaan. Perusahaan manapun pasti pernah mengalami permasalahan internal. Mulai dari tingkat individu, kelompok, sampai unit. Mulai dari derajat dan lingkup permasalahan yang kecil sampai yang besar. Yang relatif kecil seperti masalah adu mulut tentang pribadi antarkaryawan, sampai yang relatif besar seperti beda pandangan tentang strategi bisnis di kalangan manajemen. Contoh lainnya dari permasalahan yang relatif besar yakni antara karyawan dan manajemen. Secara kasat mata kita bisa ikuti berita sehari-hari di berbagai media. Disitu tampak permasalahan dalam bentuk demonstrasi dan pemogokan. Apakah hal itu karena tuntutan besarnya kompensasi, kesejahteraan, keadilan promosi karir, ataukah karena tuntutan hak asasi manusia karyawan.

3. Komunikasi Dalam Organisasi
            Komunikasi dalam organisasi adalah komunikasi dalam organisasi yaitu proses menciptakan dan saling menukar pesan dalam hubungan jaringan yang saling bergantung satu sama lain untuk mengatasi lingkungan yang selalu berubah-ubah. 
            Proses komunikasi dalam organisasi
Sebelum komunikasi dapat terjadi dibutuhkan suatu tujuan yang terekspresikan sebagai pesan untuk disampaikan antar seorang sumber dan penerimanya yang menghasilkan transfer dan pemahaman data, proses komunikasi (communication process) sebagai berikut :
Pengirim-Penyandian-Pesan-Saluran-Penerjemah Sandi-Penerimaan-Gangguan-Umpan Balik.
Pengirim mengirimkan sebuah pesan dengan cara menyandikan pemikirannya. Pesan tersebut adalah produk fisik aktual dari penyandian oleh pengirim. Saluran merupakan perantara yang dipakai pesan dalam menempuh perjalanan. Saluran tersebut dipilih oleh pengirim, apakah ia hendak menggunakan saluran yang formal atau informal. Saluran formal (formal channels) disediakan oleh organisasi dan berfungsi sebagai penyampai pesan-pesan yang berhubungan dengan aktivitas profesional dari para anggotanya. Saluran informal (informal channels) yaitu saluran komunikasi yang diciptakan secara spontan dan muncul sebagai tanggapan terhadap pilihan-pilihan individual. Penerima adalah objek yang menjadi sasaran dari pesan itu. Tetapi sebelum pesan tersebut dapat diterima, simbol-simbol didalamnya harus diterjemahkan menjadi bentuk yang dapat dipahami oleh penerima. Langkah ini disebut penerjemahan sandi dalam pesan. Gangguan mewakili berbagai hambatan komunikasi yang mengacaukan kejelasan pesan. Mata rantai yang trakhir dalam proses komunikasi adalah lingkaran umpan balik yaitu sarana pengecekan mengenai seberapa berhasil kita telah menyampaikan pesan kita seperti yang dimaksudkan pada awalnya. Hal ini mementukan apakah pemahaman telah tercapai.
Contoh Kasus:
Nasional KPK : Freeport Bilang Dana ke Polri Resmi
Komisi Pemberantasan Korupsi belum bisa turun langsung mengusut aliran dana dari PT Freeport senilai US$14 juta kepada instansi Polri. KPK menunggu hasil audit dan informasi resmi. Apakah itu dana resmi, bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility), atau gratifikasi?
"Website Freeport bilang itu resmi ke pemerintah. Kalau dana resmi, bukan gratifikasi," kata juru bicara KPK Johan Budi di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin 31 Oktober 2011.
Menurut Johan, harus ditelusuri apakah dana-dana itu masuk bagian dari dalam kontrak karya pemerintah pusat ataupun otonomi daerah setempat, termasuk Muspida dan aparat keamanan di Papua.
Bila memang terbukti dana resmi, maka diharuskan ada hasil auditnya. Audit dilakukan lembaga resmi negara seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atau Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
"Kita lihat dulu perjanjian Freeport dengan pemerintah. Bukan tunggu ada yang laporkan, tapi paling tidak, ada audit penelusuran," kata Johan. KPK tidak bisa serta-merta masuk dan mengusut.
Johan menegaskan, memang ada banyak informasi hilir-mudik yang menyebut status dana Freeport ke Polri. Tetapi, KPK tetap menunggu keterangan resmi dari Freeport dan pemerintah. "Ada yang desak KPK turun tangan, KPK tidak bisa didesak-desak," tegas Johan.
Soal dana ini, Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sendiri tidak membantah adanya pemberian uang dari PT Freeport Indonesia kepada para personel Polri. Kapolri menilai itu merupakan hal lazim dan bisa dipertanggungjawabkan.
"Kalau ada bantuan dari salah satu instansi yang diamankan tentunya itu bagian dari uang saku. Tapi itu sekali lagi bisa dipertanggungjawabkan," kata Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jum'at 28 Oktober 2011 kemarin.